Lulus Pelatihan Menjahit BLK Kota Pekalongan, Peserta Diminta Buka Usaha dan Siap Bersaing di Dunia Kerja

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 12:17 WIB
UJIAN : Peserta Pelatihan Menjahit saat mengikuti uji kompetensi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, usai resmi menyelesaikan masa pelatihan.(IST)
UJIAN : Peserta Pelatihan Menjahit saat mengikuti uji kompetensi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, usai resmi menyelesaikan masa pelatihan.(IST)

 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Puluhan peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Kejuruan Menjahit di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan resmi menyelesaikan masa pelatihan. Bekal keterampilan yang telah diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai sertifikat kelulusan, tetapi menjadi modal nyata untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, hingga bersaing di dunia kerja maupun industri garmen.

Penutupan pelatihan dilaksanakan di UPTD BLK Kota Pekalongan pada Selasa (28/7/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala UPTD BLK Kota Pekalongan, Helmy Hendarsyah.

Helmy mengapresiasi semangat, kedisiplinan, serta komitmen seluruh peserta yang mampu menyelesaikan pelatihan berbasis kompetensi hingga tuntas.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pelatihan menjadi awal perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih peluang yang lebih luas.

Baca Juga: Ada Pelanggaran Standar Gizi dan Sanitas, Sudaryono Tutup Permanen Ratusan Dapur MBG

Baca Juga: Dari Hafalan hingga Mewarnai, Guyub PAUD Jenggot Rayakan Hari Anak Nasional dengan Penuh Keceriaan

Ditambahkan, pelatihan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan kemampuan. Jadikan keterampilan yang telah diperoleh sebagai modal untuk berkarya, berwirausaha, maupun bersaing di dunia kerja.

"Teruslah belajar, berinovasi, dan jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Kesuksesan lahir dari kemauan, kerja keras, dan ketekunan," ujar Helmy.

Ia menegaskan, seluruh peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu serta keterampilan menjahit yang telah diperoleh selama pelatihan. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, membuka usaha mandiri, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan berakhirnya Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Kejuruan Menjahit, UPTD BLK Kota Pekalongan berharap para lulusan mampu menjadi tenaga kerja yang profesional, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu menciptakan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kompetensi yang dimiliki diharapkan menjadi pintu pembuka menuju masa depan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Baca Juga: Kepala BGN Tegaskan 3 Prioritas Program MBG, Korupsi Disikat, Tata Kelola Dibenahi, Transparansi Diperkuat

Baca Juga: Kepala BGN Tegaskan 3 Prioritas Program MBG, Korupsi Disikat, Tata Kelola Dibenahi, Transparansi Diperkuat

Pelatihan vokasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi. Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik menjahit sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional sehingga memiliki kemampuan yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.

Sebelum dinyatakan lulus, seluruh peserta juga telah mengikuti Uji Kompetensi Kejuruan Operator Menjahit yang diikuti oleh 16 peserta. Uji kompetensi tersebut menjadi tahapan penting untuk mengukur kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan peserta sesuai standar profesi yang berlaku.

Melalui proses tersebut, peserta dinilai memiliki kompetensi yang dapat mendukung kebutuhan industri garmen dan konveksi yang terus berkembang. Selain meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan, kemampuan tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi lulusan yang ingin membangun usaha jahit secara mandiri.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
menjahit kota pekalongan pemkot pekalongan blk usaha