Rayakan HUT, TNI Gandeng Polri dan Pemkot Pekalongan Bersih-Bersih Gereja

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:46 WIB
BERSIH-BERSIH : Pasukan gabungan dari TNI, Polri dan Pemkot saat bersih-bersih halaman Gereja Katolik Paroki Santo Petrus, Senin (24/8/2026).(IST)
BERSIH-BERSIH : Pasukan gabungan dari TNI, Polri dan Pemkot saat bersih-bersih halaman Gereja Katolik Paroki Santo Petrus, Senin (24/8/2026).(IST)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Perayaan hari ulang tahun tidak selalu diwujudkan dengan seremoni. Di Kota Pekalongan, semangat memperkuat persaudaraan dan toleransi justru dilakukan dengan aksi nyata. TNI, Polri dan Pemerintah Kota Pekalongan bersama-sama membersihkan lingkungan Gereja Katolik Paroki Santo Petrus, Senin (24/8/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Sejumlah unsur ikut terlibat, mulai dari jajaran TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP hingga unsur kecamatan.

Halaman gereja dan area parkir menjadi sasaran utama pembersihan. Para personel bahu-membahu merapikan lingkungan tempat ibadah tersebut.

Namun, kegiatan itu tidak sekadar soal membersihkan halaman gereja. Ada pesan yang lebih besar yang ingin disampaikan, yakni bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk bergotong royong dan membangun kehidupan masyarakat yang rukun.

Baca Juga: Tidak Sekedar Praktis, Potongan QRIS kini 0 Persen, UMKM Untung

Baca Juga: Kekerasan di SMP Pemalang, 17 Saksi Diperiksa

Danramil 02/Pekalongan Timur, Kapten Cba Didi Wijayanto, mengatakan karya bakti menjadi salah satu bentuk kehadiran TNI bersama Polri dan pemerintah daerah di tengah masyarakat.

“Kita ingin memberikan kepada masyarakat bahwa TNI, Polri, Pemkot dan seluruh unsur terkait hadir di tempat-tempat ibadah. Tidak hanya gereja, tetapi juga masjid, wihara dan tempat ibadah lainnya,” ujarnya.

Menurut Didi, kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat toleransi sekaligus mencegah munculnya gesekan maupun persoalan yang berkaitan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Lebih dari pekerjaan fisik, karya bakti tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan komunikasi. Interaksi langsung antara aparat, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya.

Baca Juga: Agustus Belum Berakhir, Parkside Mandarin Beri Promo Menarik ini

Baca Juga: Masih Ada Kesempatan, 4 Loker Nakes Dinkes Kota Pekalongan Dibuka, Ini Formasinya

“Melalui karya bakti tersebut, sinergi lintas sektor diharapkan semakin kuat sekaligus menjadi pesan positif bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keharmonisan masyarakat Kota Pekalongan,” tegasnya.

 

Kehadiran rombongan TNI, Polri dan Pemkot Pekalongan mendapat sambutan hangat dari pihak Gereja Santo Petrus. Pastor Paroki Santo Petrus Pekalongan, Romo Yohanes Suratman, mengaku senang karena kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan tenaga, tetapi juga mempererat hubungan antarelemen masyarakat.

“Kami sangat gembira menyambut teman-teman dari TNI, Polri, dan Pemkot. Yang utama bukan hanya soal kerjanya, tetapi kehadirannya untuk membangun relasi,” ungkapnya.

Menurut Romo Yohanes, kehadiran berbagai unsur tersebut membuat pihak gereja merasa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kota Pekalongan.

Baca Juga: Aaf Ajak Warga Lestarikan Pasar Jajan Gratis Pekalongan

Baca Juga: UMKM Binaan BI KPw Tegal Raup Rp1,18 Miliar di KKI 2026

“Kami merasa didukung, dilindungi, dan diayomi sebagai bagian dari masyarakat Pekalongan,” lanjutnya.

Ia berharap sinergi seperti ini tidak berhenti pada momentum peringatan hari ulang tahun. Hubungan yang sudah terbangun diharapkan terus dirawat melalui berbagai kegiatan bersama untuk menciptakan lingkungan yang rukun, bersaudara, sejahtera dan peduli terhadap kebersihan.

“Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat Pekalongan dan Indonesia untuk bersinergi membangun masyarakat yang makin bersaudara, rukun, sejahtera, dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
polri Gereja Katolik Paroki Santo Petrus HUT TNI kota pekalongan