METROPEKALONGAN.COM, Jakarta – Kursi Menteri Keuangan memang sudah ditinggalkan Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, bukannya larut dalam kekecewaan, mantan Bendahara Negara itu justru menanggapinya dengan tawa, candaan soal memancing, hingga rencana kembali ke dunia trading.
Purbaya dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Menteri Keuangan dan digantikan Suahasil Nazara. Sehari setelah pergantian tersebut, Purbaya hadir dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Di hadapan wartawan, Purbaya terlihat santai. Ketika ditanya apa yang akan dilakukannya setelah tidak lagi menjadi menteri, jawabannya justru mengundang tawa.
Ia mengaku ingin pulang dan memancing ikan mujair serta nila di kolam belakang rumah. “Mancingnya sambil melamun mikir, hah kok dipecat?” kelakar Purbaya sambil tertawa.
Candaan tersebut menggambarkan bagaimana Purbaya memilih menghadapi pergantian jabatan dengan ringan. Ia bahkan menepis kemungkinan kembali menduduki kursi menteri dalam waktu dekat.
Baca Juga: Perpusda Kota Pekalongan Ingin Jadi Ruang Belajar Anak
Baca Juga: RAPBD 2027 Kota Pekalongan Fokus Sampah hingga Perlindungan Sosial
Ketika ditanya apakah dirinya akan dipindahkan ke kementerian atau lembaga lain, Purbaya menjawab tegas dengan gaya bercanda.
“Nggak lah. Baru dipecat, masa jadi menteri lagi. Gimana lo?” ujarnya.
Purbaya juga menegaskan bahwa pergantian dirinya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo. Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Prabowo sebelum pergantian, tetapi pembicaraan tersebut tidak secara khusus membahas pencopotannya.
Ia juga menyebut tidak ada gesekan internal dengan Presiden. Setelah sekitar satu tahun menjabat, Purbaya mengaku sudah cukup puas dengan perjalanan yang dilaluinya di Kementerian Keuangan.
Namun, cerita soal Purbaya tidak berhenti di ruang Kementerian Keuangan. Respons yang tak kalah menarik justru datang dari putranya, Yudo Achilles Sadewa, melalui media sosial.
Baca Juga: Air Menurun Saat Kemarau, Perumda Tirtayasa Siap Tambah Pasokan Air
Baca Juga: IKM Kota Pekalongan Bisa Daftar Merek Cuma Rp500 Ribu
Yudo ikut menanggapi pencopotan sang ayah dengan gaya khasnya. Dalam unggahannya, ia menyebut Purbaya kini dapat kembali menjadi trader setelah meninggalkan jabatan menteri.
“Guys, akhirnya bapak bisa tidur nyenyak. Jadi trader lagi guys, bapak enggak jadi menteri lagi, balik jadi trader,” ujar Yudo dalam unggahan media sosialnya.
Yudo juga menyinggung perubahan status dirinya setelah sang ayah tak lagi menjadi Menteri Keuangan.
Dengan nada bercanda, ia menyebut kini dirinya bukan lagi “anak menteri”, sehingga bisa lebih bebas berbicara atau melontarkan pendapat di media sosial.
“Sekarang Yudo udah bukan anak Menteri, jadi boleh bebas asbun ya,” tulisnya dalam unggahan Instagram Stories.
Yudo bahkan menyarankan sang ayah menikmati kehidupan di luar pemerintahan dan kembali menekuni dunia trading. Ia membandingkan kehidupan sebagai trader dengan kesibukan menjadi pejabat negara.
Baca Juga: Sekolah Tak Cuma Soal Ilmu, Pelajar Juga Belajar Tertib
Baca Juga: Waspada Modus Tiket KAI via PayLater, Ini Imbauannya
“Pensiun aja dari politik, enak jadi trader gajinya miliaran per bulan. Jadi menteri gaji kecil, kerjanya non-stop ngurusin negara yang bawahan korup,” tulis Yudo dalam unggahannya.
Unggahan tersebut kemudian ikut menjadi perhatian publik. Bukan hanya karena Purbaya baru saja dicopot dari posisi strategisnya, tetapi juga karena gaya komunikasi sang anak yang blak-blakan di media sosial.
Bagi Yudo, berakhirnya masa jabatan sang ayah sebagai Menteri Keuangan seolah membuat suasana keluarga lebih rileks. Ia bahkan menggambarkan Purbaya kini bisa kembali menjalani aktivitas yang sebelumnya ditinggalkan ketika masuk pemerintahan.
Dari kursi Menteri Keuangan kembali ke dunia trader, ditambah rencana memancing mujair dan nila, Purbaya tampaknya punya cara sendiri menikmati babak baru setelah keluar dari kabinet Prabowo.
Sementara sang anak, juga setidaknya untuk sementara, merasa satu batas telah hilang: status sebagai anak menteri yang selama ini melekat pada dirinya. Sehingga diirnya kini lebih bebas bersuara di social media.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com