Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Akan Gelar Musorkot 2025, KONI Kota Pekalongan Jaring Calon Ketua Baru yang Visioner

Lutfi Hanafi • Jumat, 14 Maret 2025 | 04:38 WIB
BERI ARAHAN - WaliKota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, memberikan arahan, pada rakor KONI di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Rabu (12/3/2025).
BERI ARAHAN - WaliKota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, memberikan arahan, pada rakor KONI di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Rabu (12/3/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan melakukan proses penjaringan calon ketua baru mulai 7-14 Maret 2025.

Menyusul akan digelarnya Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) 2025 dengan agenda utama pemilihan ketua baru untuk periode 2025-2029 pada 9 April 2025.

“Masa bakti kepengurusan kami akan segera berakhir. Karena itulah, kami menjaring calon ketua baru,” kata Ketua KONI Kota Pekalongan periode 2021-2025, Edywan, dalam rapat koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Rabu 12 Maret 2025.

Dalam proses seleksi ini, calon ketua harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berdomisili di Kota Pekalongan atau sekitarnya, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah menjalani hukuman pidana yang dibuktikan dengan SKCK, serta mengisi formulir pendaftaran.

“Alhamdulillah, panitia penjaringan sudah terbentuk dan kami telah melakukan sosialisasi baik ke media massa maupun kepada pengurus cabang olahraga (Pengcab). Kami ingin memastikan, pemilihannya nanti berjalan transparan dan menghasilkan pemimpin yang kompeten,” ujar Edywan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid memberikan arahan penting mengenai kepemimpinan KONI ke depan.

Dia menegaskan, Pemkot Pekalongan tidak akan melakukan intervensi. Pemilihan sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing Pengcab sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jika ketua KONI yang lama ingin melanjutkan kepemimpinan, silakan. Begitu pula jika ada kandidat lain yang potensial, dipersilakan mendaftar dan bersaing secara sehat,” tegasnya.

Mas Aaf -sapaan akrab wali kota - juga menyoroti perlunya pemerataan prestasi di seluruh cabang olahraga.

Saat ini, Kota Pekalongan masih unggul di cabang olahraga biliar. Sementara cabang lainnya perlu mengejar ketertinggalan agar kontribusi medali lebih seimbang.

“Harapannya, KONI yang baru nanti bisa memajukan semua cabang olahraga. Dengan demikian, kita tidak hanya bergantung pada satu atau dua cabang saja dalam perolehan medali,” ujarnya.

Menurut wali kota, kepengurusan KONI yang baru harus diisi oleh sosok yang visioner, memiliki strategi pengembangan olahraga yang jelas, serta mampu membawa atlet-atlet Pekalongan ke level lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami berharap pemilihan ketua KONI ini bisa menghasilkan figur yang tidak hanya memiliki semangat besar untuk membangun olahraga, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga, bukan hanya di cabang yang selama ini dominan,” ujarnya.

 

Aaaf juga mengapresiasi, meski KONI terkendala keterbatasan anggaran, Kota Pekalongan berhasil mencatat peningkatan prestasi di beberapa kompetisi bergengsi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Dulongmas.

“Oleh karena itu, kepengurusan baru harus dapat melanjutkan tren positif ini serta meratakan prestasi di berbagai cabang olahraga,” harapnya. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #koni #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid