METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Di tengah maraknya tantangan kenakalan remaja, Polres Pekalongan Kota memilih pendekatan berbeda dengan dunia anak muda.
Kali ini dengan mengajak ratusan pelajar berkompetisi secara sehat sekaligus menyalurkan hobi mereka ke arah yang positif melalui turnamen Mobile Legends bertajuk Respekta Esport Mania.
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna SMK Muhammadiyah Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Kamis 18 Juni 2026.
Turnamen dibuka oleh Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Dr. Akhwan Nadzirin, dan dihadiri Kapolsek Buaran AKP Sunarto, Wakil Kesiswaan STP2K SMK Muhammadiyah Bligo Fahri Rosyada, jajaran guru, panitia, serta peserta.
Dalam sambutannya, Wakapolres menegaskan, kompetisi esports bukan hanya soal mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda melalui kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas.
"Juara itu penting, tetapi yang lebih penting adalah menjunjung tinggi sportivitas serta saling menghormati, baik yang menang maupun yang kalah," ujarnya.
Sebanyak 50 tim dengan total 250 pelajar mengambil bagian dalam turnamen tersebut.
Antusiasme peserta semakin meningkat saat Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan.
Bagi Polres Pekalongan Kota, dunia game tidak sekadar hiburan. Esports dinilai mampu menjadi ruang kreatif yang produktif bagi pelajar agar terhindar dari berbagai perilaku negatif seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran hukum lainnya.
Pihak SMK Muhammadiyah Bligo menyambut positif kegiatan tersebut. Wakil Kesiswaan STP2K, Fahri Rosyada, menilai esports kini menjadi salah satu wadah pengembangan bakat yang diminati generasi muda dan dapat diarahkan menjadi prestasi.
Setelah melalui persaingan sengit, Tim Anomali Panjang berhasil keluar sebagai juara pertama usai mengalahkan Tim Navi Pekalongan di partai final. Posisi ketiga diraih Tim De Sigma.
Piagam penghargaan dan hadiah diserahkan langsung oleh Kapolsek Buaran AKP Sunarto mewakili Kapolres Pekalongan Kota.
Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, menjelaskan bahwa Respekta Esport Mania merupakan bagian dari upaya Polri menghadirkan ruang positif bagi pelajar sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan generasi muda.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet esports berprestasi dari Pekalongan yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia pelajar, Polres Pekalongan Kota ingin menunjukkan bahwa pencegahan kenakalan remaja tidak selalu dilakukan dengan penindakan.
Memberikan ruang untuk berkembang, berkompetisi, dan berprestasi menjadi cara yang dinilai lebih efektif dalam membentuk generasi muda yang kreatif dan bertanggung jawab.
"Diharapkan generasi muda tidak hanya berprestasi di bidang esports, tetapi juga menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tutup Purno. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla