Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Mahasiswa USM Kampanyekan Komunikasi Positif dan Sehat

Ida Nor Layla • Senin, 25 Mei 2026 | 10:03 WIB
KOMUNIKASI SEHAT : Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FTIK USM kampanye “Healthy Relationship di Lingkungan Sekolah.” di SD Negeri Peterongan 01 Semarang Bersama 60 siswa pada Jumat 22 Mei 2026.
KOMUNIKASI SEHAT : Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FTIK USM kampanye “Healthy Relationship di Lingkungan Sekolah.” di SD Negeri Peterongan 01 Semarang Bersama 60 siswa pada Jumat 22 Mei 2026.

METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Nilai-nilai komunikasi positif sehari-hari atau healthy relationship harus diterapkan sejak dini, terutama sejak anak-anak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Tentunya tidak hanya di lingkungan sekolah, tapi dalam pergaulan sehari-hari dimanapun berada. 

Atas kesadaran tersebut, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan kampanye “Healthy Relationship di Lingkungan Sekolah.” Kali ini dilaksanakan di SD Negeri Peterongan 01 Semarang Bersama 60 siswa pada Jumat 22 Mei 2026.

Ketua Pelaksana Kegiatan Kampanye, Diani Puji, mengungkapkan, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga menerapkan ilmu komunikasi secara langsung kepada masyarakat.

“Ini sekaligus menerapkan mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas yang dibimbing dan diampu oleh Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si.,” katanya.

Karena itulah, pihaknya mengajak para siswa-siswi agar memiliki sikap saling menghargai, menghormati, serta membangun hubungan pertemanan yang positif di lingkungan sekolah.

Selain itu, pihaknya juga mengajak pemateri Debora Yusi Irapapti, S.Th., selaku Kepala Koordinasi Departemen Praise and Worship di JKI Injil Kerajaan Kota Semarang bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi, Latifa Marwa.

Dalam kesempatan tersebut, para pemateri memberikan edukasi mengenai pentingnya komunikasi yang baik, menghindari perilaku perundungan (bullying), serta menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Tidak hanya menyampaikan materi secara teori, Debora juga mengajak para siswa mengikuti permainan (games) edukatif untuk menanamkan sikap saling menghargai dan menghormati teman di lingkungan sekolah.

Para siswa pun sangat antusias mengikuti games interaktif tersebut. Bahkan mereka lebih mudah memahami pesan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

Kepala SD Negeri Peterongan Semarang, Suratna, S.Pd., S.E., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa USM.

Materi mengenai healthy relationship sangat penting diberikan kepada siswa SD agar mereka memahami cara berinteraksi yang baik dengan teman sebaya maupun guru.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena memberikan pemahaman tentang sikap saling menghargai, menghormati, dan menjauhi perilaku perundungan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wali Kelas 5 SD Negeri Peterongan Semarang, Titin Munarsih, S.Pd. Bahwa, penyampaian materi yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami isi edukasi yang diberikan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa sejak dini.

“Edukasi seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa agar lebih peduli, berempati, dan mampu menjalin hubungan yang sehat dengan teman-temannya,” tuturnya. (*/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#komunikasi positif dan sehat #SDN Peterongan 01 Semarang #USM