Pemkot Pekalongan dan RSU H.A. Zaky Djunaid Bekali Guru PAUD Deteksi Dini Kesulitan Belajar Anak

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 10:39 WIB
BERI MOTIVASI :  Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya saat berikan motivasi saat Seminar Deteksi Tumbuh Kembang Anak bertema "Kesulitan Belajar pada Anak" yang digelar RSU Djunaid, Minggu (19/7/2026).(ist)
BERI MOTIVASI :  Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya saat berikan motivasi saat Seminar Deteksi Tumbuh Kembang Anak bertema "Kesulitan Belajar pada Anak" yang digelar RSU Djunaid, Minggu (19/7/2026).(ist)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan bersama RSU H.A. Zaky Djunaid memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan membekali para guru PAUD pengetahuan dan keterampilan mengenali kesulitan belajar sejak dini.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat deteksi berbagai hambatan tumbuh kembang anak sehingga penanganan dapat dilakukan lebih tepat dan optimal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Deteksi Tumbuh Kembang Anak bertema "Kesulitan Belajar pada Anak" yang digelar RSU H.A. Zaky Djunaid, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini diikuti 60 guru PAUD dari berbagai lembaga pendidikan di Kota Pekalongan.

Seminar dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Mabruri, Direktur RSU H.A. Zaky Djunaid dr. Emy Widyarti, Kepala Bidang PAUD dan PNF Sherly, serta para guru PAUD.

Baca Juga: Fasilitas Makin Lengkap, SKB Kota Pekalongan Kian Diminati, Paket C Jadi Program Favorit Warga

Baca Juga: Diduga Dipicu Perselisihan saat Pesta Miras, Residivis di Pekalongan Ditangkap Usai Penganiayaan Berujung Korban Meninggal

Dalam sambutannya, Inggit Soraya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kota Pekalongan dengan RSU H.A. Zaky Djunaid. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terus terjalin. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujarnya.

Ia menegaskan, guru PAUD memiliki peran strategis dalam mengamati perkembangan anak selama proses belajar. Karena itu, kemampuan mendeteksi potensi maupun hambatan belajar sejak dini menjadi bekal penting agar setiap anak memperoleh pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, dan para orang tua, diharapkan layanan bagi anak usia dini semakin berkualitas.

Sinergi ini sekaligus menjadi langkah bersama untuk mencetak generasi Kota Pekalongan yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.

Baca Juga: MPLS di Kota Pekalongan, Ratusan Siswa Baru Diajak Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Degayu

Baca Juga: Jalur Daop 4 Semarang Tawarkan Perjalanan Ramah, Nyaman dengan Panorama Memikat, Bule Makin Suka Naik Kereta Api

Sementara itu, Direktur RSU H.A. Zaky Djunaid, dr. Emy Widyarti, menjelaskan seminar tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi para guru PAUD dalam mengenali berbagai bentuk kesulitan belajar pada anak usia dini. Dengan pengetahuan yang lebih baik, guru diharapkan mampu melakukan identifikasi awal sebelum anak mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga profesional.

Menurutnya, deteksi dini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Semakin cepat hambatan belajar dikenali, semakin besar peluang anak memperoleh intervensi yang tepat sehingga perkembangan akademik, sosial, maupun emosional dapat berjalan lebih optimal.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
tumbuh kembang anak kota pekalongan paud pekalongan Inggit Soraya