METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Wajah-wajah penuh penasaran tampak di antara puluhan siswa SD Negeri Bendan 03 Kota Pekalongan, Jumat (11/9/2026). Pagi itu, halaman sekolah berubah menjadi tempat belajar yang berbeda. Bukan sekadar mendengarkan penjelasan guru, para siswa justru diajak mengenal api dari dekat dan mencoba cara memadamkannya.
Sekitar 98 siswa mengikuti Sosialisasi Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penanganan Hewan Liar yang digelar bersama Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan. Suasana belajar pun terasa lebih cair ketika petugas mulai memperagakan teknik menghadapi api.
Para siswa mendapatkan pengetahuan tentang pencegahan kebakaran, cara memadamkan api secara konvensional, hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kegiatan semakin menarik ketika siswa mendapat kesempatan mengikuti praktik. Mereka tidak hanya melihat bagaimana petugas bekerja, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung tentang langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi api dalam kondisi darurat.
Baca Juga: Capek Dimarahai Anak Istri, Bos Sound Horeg Minta Maaf, Alatnya Kini Mau Dijual
Kasi Pencegahan dan Informasi Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan, Falentino Eka Laksana Putra atau Eka, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan pihak sekolah dan komite untuk memberikan edukasi kebencanaan secara langsung kepada siswa.
Kasi Pencegahan dan Informasi Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan, Falentino Eka Laksana Putra atau Eka, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan pihak sekolah dan komite untuk memberikan edukasi kebencanaan secara langsung kepada siswa.
“Di kegiatan pagi ini kita memberikan sosialisasi pencegahan kebakaran, penanggulangan api secara konvensional maupun modern menggunakan APAR, sekaligus cara evakuasi hewan liar,” jelasnya.
Menurut Eka, anak-anak merupakan kelompok yang memiliki daya tangkap cukup cepat. Karena itu, pengenalan mengenai kebencanaan sejak bangku sekolah dasar dinilai penting agar mereka tidak hanya mengetahui bahaya, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan ketika situasi darurat benar-benar terjadi.
“Anak-anak sangat antusias. Semoga kegiatan seperti ini bisa dijadwalkan setiap tahun, karena sangat bagus untuk bekal anak-anak ke depannya,” ujarnya.
Baca Juga: Lugman Hidayat, Merajut Persatuan Kota Pekalongan Lewat Bulutangkis
Bagi para siswa, pengalaman tersebut terasa berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Mereka bisa melihat langsung peralatan pemadam kebakaran sekaligus memahami bahwa api kecil harus ditangani dengan cara yang tepat sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.
Bagi para siswa, pengalaman tersebut terasa berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Mereka bisa melihat langsung peralatan pemadam kebakaran sekaligus memahami bahwa api kecil harus ditangani dengan cara yang tepat sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.
Kepala SD Negeri Bendan 03 Kota Pekalongan, Nur Hidayah, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman praktik dapat membuat materi kebencanaan lebih mudah dipahami siswa.
“Ini sangat mengedukasi anak-anak. Siapa tahu nanti di masyarakat terjadi kebakaran, mereka bisa melangkah tidak panik dan mampu menangani api apabila masih kecil,” tuturnya.
Tak berhenti pada urusan api, petugas juga membawa siswa mengenal cara menghadapi hewan liar. Salah satunya melalui praktik evakuasi ular piton yang membuat suasana semakin ramai.
Rasa ingin tahu siswa terlihat ketika mereka menyaksikan petugas menangani ular tersebut. Bagi anak-anak, pengalaman itu bukan hanya mengundang rasa penasaran, tetapi juga mengajarkan bahwa menghadapi hewan liar membutuhkan pengetahuan dan kehati-hatian.
Salah satu siswa kelas VI SD Negeri Bendan 03, Zarwan Nugraha Ramadhan atau Dino, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, praktik langsung membuat pengetahuan tentang kebakaran dan hewan liar terasa lebih nyata.
“Setelah mengerti jadi tidak takut. Senang, paling tidak punya wawasan,” kata Dino.
“Setelah mengerti jadi tidak takut. Senang, paling tidak punya wawasan,” kata Dino.
Eka menambahkan, sekolah maupun masyarakat yang ingin mendapatkan edukasi serupa dapat mengajukan permohonan kepada Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan. Layanan sosialisasi tersebut diberikan secara gratis dan pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketersediaan petugas.(han)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto Sumber : metropekalongan.com