METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai dan menimba ilmu. Di ruang pendidikan inilah karakter, kedisiplinan, kepedulian dan kebiasaan generasi muda ikut dibentuk.
Pesan itu disampaikan Polres Pekalongan Kota saat memberikan edukasi kepada pelajar SMP Negeri 12 Kota Pekalongan, Senin (14/9/2026).
Melalui program Police Goes to School, personel Polsek Pekalongan Utara hadir langsung di lingkungan sekolah dan menjadi pembina upacara.
Di hadapan para siswa, polisi tidak hanya berbicara mengenai bahaya bullying dan narkoba, tetapi juga mengingatkan pentingnya keselamatan serta ketertiban berlalu lintas.
Panit Binmas Polsek Pekalongan Utara mengajak para pelajar memahami bahwa perundungan tidak selalu berbentuk kekerasan fisik.
Perkataan yang menyakiti, tindakan mempermalukan teman hingga perundungan melalui media sosial juga dapat memberikan dampak serius bagi korban.
Para siswa pun diajak membangun pertemanan yang sehat dengan saling menghormati dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk merendahkan orang lain.
Namun, pembentukan karakter di sekolah tidak berhenti pada hubungan antar pelajar. Polisi juga menyoroti perilaku pelajar di jalan raya.
Para siswa diminta membiasakan diri tertib berlalu lintas, menaati rambu dan aturan, serta mengutamakan keselamatan ketika bepergian.
Baca Juga: Jalan Poncowati Alas Roban Batang Kembali Memakan Korban
Pelajar yang belum memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor juga diingatkan agar tidak memaksakan diri membawa sepeda motor. Keselamatan diri dan pengguna jalan lain harus menjadi pertimbangan utama.
Pelajar yang belum memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor juga diingatkan agar tidak memaksakan diri membawa sepeda motor. Keselamatan diri dan pengguna jalan lain harus menjadi pertimbangan utama.
Pesan lain yang tak kalah penting adalah bahaya narkoba. Para pelajar diminta berani mengatakan tidak ketika mendapat ajakan yang berpotensi membawa mereka masuk ke penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H., mengatakan kehadiran polisi di sekolah menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan generasi muda sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan upaya Polres Pekalongan Kota membangun pelajar yang berkarakter positif, cerdas, disiplin, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi bullying, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja,” ujar Iptu Purno.
Baca Juga: Cegah Kekerasan Terulang, Sekolah di Pekalongan Diperkuat
Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Kepolisian, orang tua, guru dan pelajar memiliki peran yang saling berkaitan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Kepolisian, orang tua, guru dan pelajar memiliki peran yang saling berkaitan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Sekolah yang aman, kata dia, bukan hanya sekolah yang bebas dari perundungan dan narkoba. Kesadaran menaati aturan di jalan juga menjadi bagian dari karakter disiplin yang perlu ditanamkan sejak usia pelajar.
“Melalui edukasi dan komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang mampu menjaga diri, menghargai sesama dan ikut menciptakan situasi kamtibmas yang aman, khususnya di lingkungan sekolah,” imbuhnya.
Polres Pekalongan Kota memastikan pembinaan pelajar akan terus dilakukan melalui kegiatan di lingkungan pendidikan. Langkah tersebut menjadi upaya preventif untuk mencegah kenakalan remaja sekaligus menanamkan kebiasaan positif.
"Harapan kami, pelajar tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademik. Mereka juga memiliki karakter kuat, mampu menghargai orang lain, menjauhi narkoba, tidak melakukan perundungan dan memahami pentingnya tertib berlalu lintas," tandasnya.(han)
Sumber : metropekalongan.com