Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pastikan Anggota KPPS Tidak Kecapekan saat Pemilu Besok, Ini yang Ditempuh KPU Kota Pekalongan

Lutfi Hanafi • Sabtu, 27 Januari 2024 | 00:00 WIB

BIMTEK : Anggota KPPS di wilayah Pekalongan Utara sedang mengikuti Bimtek di Hotel Parkside Kota Pekalongan pada Jumat 26 Januari 2024.
BIMTEK : Anggota KPPS di wilayah Pekalongan Utara sedang mengikuti Bimtek di Hotel Parkside Kota Pekalongan pada Jumat 26 Januari 2024.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemilu 2019 lalu menelan banyak korban petugas KPPS meninggal akibat kecapekan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan tak ingin hal itu terulang pada Pemilu 2024 mendatang.

Apalagi di Kota Pekalongan terdapat 881 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah TPS sebesar itu, KPU menurunkan sebanyak 6.167 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Karena itulah, KPU Kota Pekalongan menerapkan beberapa kebijakan yang tidak menyebabkan petugas mengalami kecapekan selama Pemilu 2024 Februari besok.

Berdasarkan hasil evaluasi, salah satu penyebab anggota KPPS kecapekan adalah petugas dituntut membuat banyak salinan dokumen secara manual.

Karena itu, kebijakan baru dari KPU RI adalah penyediaan mesin pengganda setiap TPS. Hal itu untuk memudahkan KPPS membuat salinan.

“Dengan mesin tersebut, minimal salah satu penyebab kelelahan bisa dikurangi,” kata Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi Yogananda saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024 pada Jumat 26 Januari 2024.

Selain itu, para anggota KPPS terus diingatkan untuk jaga diri, jaga kesehatan, istirahat yang cukup, agar tetap bugar saat waktu pencoblosan berlangsung.

“Jangan begadang atau melakukan hal yang kurang penting agar tetap fit saat bertugas nanti,” imbuh Fajar.

Imbauan ini penting, ucap Fajar. Mengingat saat Pemilu 2019 lalu, banyak anggota KPPS di Indonesia yang ngedrop, sakit, bahkan meninggal, akibat kelelahan. Untuk itu, pihaknya meminta anggota KPPS, mewaspadai kesehatan masing-masing.

“Silahkan diatur ritme istirahat agar tidak terlalu capek saat menjalankan tugas pada pencoblosan nanti,” imbaunya.

Terkait Bimtek, digelar mulai Jumat 26 Januari hingga Minggu 28 Januari 2024. Bimtek digelar secara serentak di setiap wilayah kecamatan masing-masing.

Yakni wilayah Kecamatan Pekalongan Utara, Kecamatan Pekalongan Barat, Kecamatan Pekalongan Timur, Kecamatan Pekalongan Timur, dan KPPS Pekalongan Selatan di Hotel Nirwana.

Dalam Bimtek tersebut, KPU menekankan 3 hal utama kepada ribuan anggota KPPS. Yakni terkait pemahaman tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai anggota KPPS, mekanisme pemungutan dan penghitungan suara, dan logistik yang akan digunakan pada 14 Februari 2024.

Terkait banyaknya anggota KPPS baru dibandingkan yang berpengalaman, KPU Kota Pekalongan memiliki trik. Yakni dengan membagi rata tiap TPS antara anggota KPPS yang berpengalaman dan yang baru.

“Ada beberapa TPS yang isinya KPPS baru semua, saya campur dengan wilayah di dekatnya yang sudah pengalaman,” terangnya.

Dengan perpaduan tersebut, diharapkan anggota KPPS yang baru dapat sharing informasi dan mengambil pengalaman dari yang senior. Dengan adanya anggota yang berpengalaman, pekerjaan bisa lebih mudah karena sudah paham alurnya.

“Dengan pekerjaan yang lancar, tentu mengurangi kelelahan mereka,” katanya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #tps #pemilu #kpps #KPU Kota Pekalongan