Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3.280 Penerima Bansos Kota Pekalongan Terindikasi Judol

L
Penulis: Lutfi Hanafi❯
MAIN JUDOL : Ilustrasi orang main game judi online di layar handphone, permainan game yang dilarang oleh pemerintah.(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
MAIN JUDOL : Ilustrasi orang main game judi online di layar handphone, permainan game yang dilarang oleh pemerintah.(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

Advertisement

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sebanyak 3.280 penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Pekalongan masuk daftar yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online (judol).

Data mereka dicoret sementara dalam proses pemutakhiran penerima bansos yang dilakukan pemerintah.

Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) untuk memperketat seleksi penerima bantuan agar program pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria.

Advertisement

Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Sriyana mengatakan, indikasi keterkaitan dengan judol menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pemutakhiran data penerima bansos tahun ini.

“Untuk penerima bantuan tahun ini memang dilakukan seleksi secara ketat. Salah satunya apabila terindikasi terkait judol, sementara akan dicoret dari data penerima,” kata Sriyana, Selasa (8/9/2026).

Meski masuk daftar pencoretan, status tersebut belum menutup peluang masyarakat untuk kembali mendapatkan bantuan.

Penerima yang merasa datanya tidak sesuai masih diberikan kesempatan mengajukan sanggahan melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Hingga kini, tiga penerima telah mengajukan sanggah. Namun, berdasarkan data yang diterima sementara, ketiganya tetap memiliki indikasi yang sama terkait aktivitas judol.

“Mereka diberikan kesempatan untuk sanggah. Untuk masa sanggahnya tergantung dari pusat, karena data dan keputusan akhirnya berasal dari Kemensos dan BPS,” jelasnya.

 

Advertisement
Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com

Artikel Terkait

63 Buruh Rokok Pekalongan Digembleng, Produktivitas Digenjot

63 Buruh Rokok Pekalongan Digembleng, Produktivitas Digenjot

Pemkot Pekalongan latih 63 buruh rokok agar makin terampil, produktif, disiplin, serta memahami budaya kerja dan keselamatan kerja optimal.

Pemkot Pekalongan Benahi Pemukiman dan Rumah Tak Layak

Pemkot Pekalongan Benahi Pemukiman dan Rumah Tak Layak

Pemkot Pekalongan memperkuat penataan kawasan kumuh dan rehabilitasi RTLH sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Pejabat Pensiun Walikota Aaf Siapkan Pengganti

Pejabat Pensiun Walikota Aaf Siapkan Pengganti

Supriono pensiun 1 November 2026, Wali Kota Aaf segera menyiapkan pengisian jabatan Asisten Administrasi Umum Pemkot Pekalongan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer