Ricuh!! Pendukung Sudewo Jebol Pagar Minta Nobar Vonis

METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Suasana sidang putusan Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (21/10/2026), berlangsung berbeda antara ruang sidang dan area luar gedung pengadilan.
Di dalam Ruang Sidang Cakra Pengadilan Tipikor Semarang, persidangan berjalan relatif tenang. Jumlah pengunjung dibatasi sehingga tidak semua orang dapat masuk, meskipun seluruh kursi yang tersedia di ruang sidang telah terisi.
Sementara itu, situasi di luar gedung pengadilan sempat memanas. Massa pendukung Sudewo terlibat ketegangan dengan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya sidang putusan tersebut.
Massa berupaya menerobos pagar pembatas yang dipasang di sekitar kawasan pengadilan. Bahkan, sejumlah pagar blokade dilaporkan roboh akibat aksi tersebut.
Pagar pengamanan dipasang mulai dari bundaran Jalan Suratmo hingga kawasan depan kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Pengamanan kali ini diperluas dibandingkan sebelumnya yang hanya berfokus di depan Gedung Pengadilan Tipikor Semarang.
Melihat situasi tersebut, personel kepolisian yang berjaga langsung bersiaga untuk mempertahankan pagar pembatas dan mengendalikan kondisi di lokasi.
Di balik ketegangan yang terjadi, massa pendukung Sudewo ternyata ingin mendapatkan fasilitas monitor untuk menyaksikan siaran langsung persidangan melalui YouTube.
Permintaan itu muncul karena akses masuk ke kompleks pengadilan dibatasi. Akibatnya, para pendukung yang berada di luar gedung kesulitan mengikuti jalannya pembacaan putusan secara langsung.
Untuk meredam situasi yang sempat memanas, dua petugas Pengadilan Negeri Semarang akhirnya datang membawa sebuah monitor.
Keduanya menerobos kerumunan massa dan berjalan menuju area di depan Gedung BKSDA Jawa Tengah. Monitor tersebut kemudian ditempatkan di tengah jalan agar dapat disaksikan oleh para pendukung Sudewo.



