
METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Cuaca Jawa Tengah hari ini, Selasa (27/10/2026), diprakirakan masih diwarnai hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, terutama di tengah periode peralihan musim.
Berdasarkan informasi dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, dinamika atmosfer lokal turut memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah Jawa Tengah.
Kondisi tersebut membuat cuaca antardaerah berpotensi berbeda meski berada dalam wilayah provinsi yang sama.
Suhu udara di Jawa Tengah secara umum berada pada kisaran 20 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 60 hingga 98 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan kondisi langit ketika hendak beraktivitas di luar rumah. Hujan yang muncul secara tiba-tiba juga dapat memengaruhi kondisi jalan dan jarak pandang pengendara.
Baca Juga: Organisasi Pemuda Pekalongan Diajak Susun Raperda Kepemudaan
"Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca harian. Mengingat cuaca dapat berubah dengan cepat, para pengendara diharapkan berhati-hati saat melintasi jalanan yang licin serta mewaspadai berkurangnya jarak pandang akibat turunnya hujan secara tiba-tiba," kata prakirawan cuaca BMKG.
Di kawasan Solo Raya, kondisi langit diprakirakan lebih banyak berawan tebal sejak siang. Meski demikian, peluang hujan ringan masih terbuka, terutama di wilayah Sukoharjo dan Surakarta pada siang hari.
Sementara itu, Boyolali berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hingga dini hari. Untuk Klaten, kondisi berawan tebal diprakirakan lebih dominan sepanjang hari.
Bergeser ke kawasan pantai utara Jawa Tengah, Kota Semarang diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga cerah berawan. Hujan ringan masih mungkin terjadi secara lokal, sehingga kondisi cuaca di satu kawasan belum tentu sama dengan wilayah di sekitarnya.
Kondisi serupa berpotensi terjadi di sejumlah daerah pesisir utara, termasuk Pekalongan, Pati, dan Rembang. Awan tebal diprakirakan mendominasi sejak pagi di beberapa wilayah tersebut.

