METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Polres Pekalongan Kota tak hanya memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) hasil operasi penyakit masyarakat (pekat).
Tetapi juga memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi arus mudik Lebaran melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Candi 2025.
Pemusnahan miras dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2025 di Halaman Mapolres Pekalongan Kota pada Jumat 21 Maret 2025.
Kapolres Pekalongan Kota, Polda Jateng, AKBP Prayudha Widiatmoko, melalui Wakapolres Kompol Pujiono menyatakan, ratusan botol miras berbagai merek dan ukuran dimusnahkan.
Ini sebagai upaya menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadhan dan Idul Fitri.
“Operasi ini dilakukan secara intensif selama 19 hari terakhir. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menjual, menyediakan, atau mengonsumsi minuman keras agar suasana tetap aman dan kondusif,” ujar Ps Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo.
Namun, upaya pengamanan tak berhenti di pemusnahan miras saja. Di hari yang sama, Polres Pekalongan Kota juga menggelar Latpraops Ketupat Candi 2025 di Aula Mapolres.
Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan personel dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Prayudha Widiatmoko, menegaskan pentingnya sinergi antar fungsi kepolisian dalam menjamin kelancaran lalu lintas serta keamanan masyarakat selama musim mudik.
Langkah-langkah yang dilakukan Polres Pekalongan Kota ini menunjukkan, pengamanan Idul Fitri tidak hanya sebatas razia dan pemusnahan miras, tetapi juga persiapan matang untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga selama mudik.
Dengan koordinasi yang baik, diharapkan Kota Pekalongan tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri 1446 H. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla