Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wali Kota Apresiasi Yayasan Swasta yang Mendirikan SLB di Kota Pekalongan

Lutfi Hanafi • Senin, 2 Maret 2026 | 17:01 WIB
SAMBUTAN - Walikota Aaf saat berikan sambutan pada Ifthar Jama'i  di Masjid Aisyah R.A., Klego, Ahad (1/3/2026) petang.
SAMBUTAN - Walikota Aaf saat berikan sambutan pada Ifthar Jama'i  di Masjid Aisyah R.A., Klego, Ahad (1/3/2026) petang.
 
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi langkah lembaga pendidikan swasta yang turut mengambil peran dalam penguatan sektor pendidikan inklusif.
 
Yakni melalui rencana pendirian sekolah bagi anak berkebutuhan khusus di Kota Pekalongan.
 
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Ifthar Jama'i Bersama Ulil Amri yang digelar Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam di Masjid Aisyah R.A., Komplek Sapphire Town House, Klego, Ahad petang 1 Maret 2026.
 
Menurutnya, kehadiran lembaga pendidikan swasta yang berinisiatif mendirikan sekolah setara Sekolah Luar Biasa (SLB), turut membantu pemerintah memenuhi kebutuhan layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak berkebutuhan khusus.
 
Baca Juga: Dorong Perajin Kota Pekalongan Lebih Aktif Ikut Event Luar
 
Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Minta Warga Pantau Menu MBG, SPPG Klaim Warga Bisa Komplain langsung

“Yayasan ini luar biasa karena bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat. Terutama pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
 
Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan swasta menjadi kunci dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Pekalongan.
 
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sendiri telah memberikan dukungan melalui fasilitasi perizinan serta pendampingan administratif agar program pendidikan yayasan dapat berjalan optimal.
 
Wali kota yang akrab disapa Mas Aaf ini menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat selama program yang dijalankan memberikan manfaat luas bagi warga.
 
Baca Juga: Bukber Mewah Hanya Rp 99 Ribu di Parkside Mandarin Hotel Pekalongan
 
Baca Juga: Menu MBG Viral Tak Layak, Pemkot Pekalongan Sebut Bukan Ranahnya

“Kita wajib bersinergi dan berkolaborasi dengan siapapun, selama tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat, terutama dalam membangun generasi yang agamis dan memiliki pondasi moral kuat,” tegasnya.
 
Kegiatan Ifthar Jama'i berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan.
 
Momentum ini sekaligus menjadi penguat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun generasi muda yang religius, berdaya saing, dan berakhlakul karimah di Kota Pekalongan.
 
Sementara itu, Ketua Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam, Muhammad Salim At-Tamimi, mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan pengembangan pendidikan lanjutan, mulai dari SD Tahfidzul Qur'an Imam Syafi'i hingga pendirian Imam Syafi'i Specialist Need Center.
 
Baca Juga: Polisi dan Bhayangkari Kompak Berbagi Takjil di Ramadan Pekalongan
 
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Belum Pasti Dapat THR, Pemkot Tunggu Aturan

Sekolah tersebut dirancang sebagai pusat pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus yang secara fisik tampak normal namun membutuhkan metode pembelajaran khusus, terutama bagi orang tua yang belum siap menyekolahkan anaknya di SLB formal.

“Kami ingin menghadirkan sekolah yang lebih inklusif agar anak-anak berkebutuhan khusus tetap mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Salim. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Walikota Pekalongan Aaf #slb #pekalongan #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #sekolah luar biasa (slb) #inklusi