Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Kembali Mandiri

L
Penulis: Lutfi Hanafi❯
KETERANGAN : Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful saat Media Gathering bersama insan media wilayah Jawa Tengah di Candi Tirto Raharjo Resto, Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).
KETERANGAN : Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful saat Media Gathering bersama insan media wilayah Jawa Tengah di Candi Tirto Raharjo Resto, Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).

Advertisement

METROPEKALONGAN.COM, Jogjakarta – Perlindungan bagi pekerja tidak berhenti ketika manfaat jaminan sosial dibayarkan. BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perannya agar pekerja dan keluarga yang menghadapi risiko tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk kembali produktif dan membangun kemandirian ekonomi.

Hingga Juli 2026, BPJS Ketenagakerjaan mencatat manfaat jaminan sosial sebesar sekitar Rp3,7 triliun telah disalurkan kepada peserta di Jawa Tengah.

Pembayaran tersebut mencakup 462.874 kasus, termasuk pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja hingga keluarga yang kehilangan pencari nafkah.

Advertisement

Selain manfaat jaminan sosial, terdapat 9.081 kasus manfaat beasiswa dengan nilai sekitar Rp37 miliar. Bantuan tersebut menjadi bagian dari perlindungan jangka panjang bagi keluarga peserta, terutama untuk memastikan pendidikan anak tetap berjalan ketika risiko menimpa pencari nafkah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan Widhi Astri Aprillia Nia mengatakan, keberadaan jaminan sosial memiliki arti penting bagi keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya.

“Perlindungan jaminan sosial bukan hanya tentang mendapatkan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana pekerja dan keluarganya dapat tetap memiliki masa depan. Karena itu, kami terus mendorong masyarakat pekerja, termasuk pekerja informal, untuk memahami pentingnya perlindungan sejak dini,” kata Widhi saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan harus memiliki dampak nyata. Ketika risiko pekerjaan terjadi, peserta dan keluarganya diharapkan memiliki jaring pengaman sehingga kehidupan tetap dapat dilanjutkan.

Hal tersebut sejalan dengan arah transformasi Value Beyond Protection yang dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tidak lagi dipandang hanya sebatas pembayaran klaim atau manfaat, tetapi juga bagaimana penerima manfaat dapat kembali bangkit setelah menghadapi risiko.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, nilai manfaat Rp3,7 triliun yang telah disalurkan di Jawa Tengah tidak seharusnya hanya dibaca sebagai angka statistik.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Batik Berlian dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 6.150 Pekerja Kota Pekalongan

Batik Berlian dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 6.150 Pekerja Kota Pekalongan

Program Batik Berlian Pemkot Pekalongan dan BPJS Ketenagakerjaan kini melindungi 6.150 pekerja rentan dengan jaminan sosial.

Dukung Pekerja KEK Batang, BPJS Ketenagakerjaan Bahas PEKA hingga KPR

Dukung Pekerja KEK Batang, BPJS Ketenagakerjaan Bahas PEKA hingga KPR

KEK Industropolis Batang dan BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi untuk meningkatkan perlindungan, layanan, dan kesejahteraan pekerja.

Pelatihan BLK Kota Pekalongan Gratis, Peserta Dapat Asuransi BP Jamsostek

Pelatihan BLK Kota Pekalongan Gratis, Peserta Dapat Asuransi BP Jamsostek

Pelatihan BLK Pekalongan tak sekadar gratis. Selama dua bulan, 96 peserta mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sejak berangkat hingga pulang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer