
METROPEKALONGAN.COM. Amerika – Julukan Haaland Indonesia semakin melekat pada Mitchell Baker. Penyerang muda yang memperkuat Timnas Indonesia tersebut sedang menikmati musim impresif bersama Georgetown Hoyas, tim sepak bola kampus Georgetown University di Amerika Serikat.
Bukan sekadar memiliki postur menjulang, Baker juga memperlihatkan ketajaman yang membuat lini pertahanan lawan harus bekerja ekstra. Pemain berusia 19 tahun itu tercatat mengemas 11 gol dan enam assist hanya dari 13 pertandingan NCAA Division I hingga akhir Oktober 2026.
Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain paling produktif di kompetisi antarkampus Amerika Serikat. Berdasarkan statistik resmi BIG EAST Conference, Baker mengoleksi 28 poin dari kontribusi gol dan assist. Produktivitas itu memperlihatkan bahwa perannya bukan hanya sebagai penyelesai peluang, tetapi juga mampu membuka kesempatan bagi rekan setimnya.
Baca Juga: Lassana Doucoure, Striker WNI Keturunan Mali Tembus Liga Norwegia
Dengan tinggi badan sekitar 196 sentimeter, Baker memiliki karakter fisik yang mengingatkan pencinta sepak bola pada Erling Haaland. Kemiripan postur dan posisi bermain itulah yang ikut memunculkan julukan Haaland Indonesia.
Performa Baker juga ikut menjadi perhatian media luar negeri. Media Vietnam, Tuoi Tre, disebut turut menyoroti kiprahnya bersama Indonesia. Sorotan tersebut menarik karena Baker masih menjalani perjalanan sepak bola di level universitas dan belum sepenuhnya beralih ke kompetisi profesional.
Di Georgetown Hoyas, Baker turut menjadi bagian dari skuad yang mempertahankan posisi teratas Divisi Timur BIG EAST pada musim 2026. Kontribusi golnya menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan tim kampus tersebut.
Ketajaman di Amerika menjadi modal berharga bagi Baker untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Ia kini berada di persimpangan antara menyelesaikan pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri memasuki sepak bola profesional.
Dalam wawancara dengan media Eropa Tribuna, Baker mengungkapkan impiannya untuk suatu hari bermain di Premier League. “Premier League selalu menjadi impian saya,” ujar Baker.(han)



