Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitchell Baker, Wonderkid Timnas Indonesia yang Kini Dilirik Klub MLS

A
Mitchell Baker (Foto : IG @_mitchell.baker)
Mitchell Baker (Foto : IG @_mitchell.baker)

Advertisement

 

METROPEKALONGAN.COM,  Jakarta - Nama Mitchell Baker semakin mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang berusia 19 tahun itu sukses mencetak lima gol dan menjadi top skor turnamen.

Lima gol tersebut dicetak Baker saat Indonesia menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 1 Oktober 2026.

Advertisement

Sebelum bersinar bersama Garuda, Baker lebih dulu menunjukkan ketajamannya bersama Georgetown Hoyas, tim sepak bola putra Georgetown University di Amerika Serikat.

Pada musim 2025, ia mencatatkan 14 gol dan tiga assist dari 21 pertandingan. Penampilan impresif tersebut mengantarkannya dipilih Colorado Rapids pada urutan ke-10 putaran pertama MLS SuperDraft 2026.

Baker juga memiliki keunggulan fisik dengan tinggi sekitar 1,96 meter. Postur tersebut menjadi modal untuk bermain sebagai penyerang tengah yang kuat dalam duel udara dan mampu menjadi target serangan.

Advertisement

Perjalanan Baker bersama Timnas Indonesia semakin lengkap setelah Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu pada final 5 Oktober 2026.

Pencapaian Baker mulai menarik perhatian di tengah munculnya sejumlah talenta muda dunia seperti Lamine Yamal, Jude Bellingham, Désiré Doué, dan Pau Cubarsí.

Meski belum memiliki rekam jejak setara para pemain tersebut, Baker berpeluang mengembangkan karier melalui kesempatan bermain di kompetisi profesional Amerika Serikat.

Bagi Timnas Indonesia, perkembangan Baker menawarkan opsi menarik di lini depan. Kehadirannya dapat memberikan variasi dalam membangun serangan, terutama ketika tim membutuhkan penyerang yang mampu menjadi sasaran umpan silang atau menahan bola untuk mendukung pergerakan pemain lain. Efektivitas peran tersebut tetap bergantung pada strategi pelatih dan kerja sama dengan seluruh pemain.

Advertisement

Artikel Terkait

Nilai Baggott Meroket 500 Persen, Mengapa Malah Dicadangkan?

Nilai Baggott Meroket 500 Persen, Mengapa Malah Dicadangkan?

Nilai pasar Elkan Baggott melonjak 500 persen menjadi 1,2 juta euro. Namun, bek Timnas Indonesia itu masih kesulitan mendapat menit bermain.

Viral Diusir dari Kursi Saat Final Timnas, Ternyata Salah Duduk

Viral Diusir dari Kursi Saat Final Timnas, Ternyata Salah Duduk

Video penonton diusir dari kursi saat final Indonesia vs Thailand viral. Perspektif lain menyebut kursi itu memang berada di zona steril.

Raport John Herdman, Baru Kalah Sekali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Raport John Herdman, Baru Kalah Sekali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki catatan tersendiri ketika memimpin skuad Garuda di SUGBK. Sebelum menghadapi Singapura, Herdman sudah empat kali mendampingi Timnas Indonesia bertanding

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer