
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Target belum sepenuhnya tercapai, tetapi perjuangan para atlet Kota Pekalongan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 tetap mendapat apresiasi.
Bertanding di wilayah Semarang Raya pada 25-31 Oktober 2026, kontingen Kota Pekalongan berhasil mengumpulkan 37 medali. Rinciannya, 14 medali emas, 11 perak, dan 12 perunggu. Dengan hasil tersebut, Kota Pekalongan menempati peringkat ke-21 dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Meski belum memenuhi target yang ditetapkan, Aaf menilai capaian tersebut tetap patut diapresiasi. Terlebih, jumlah medali emas yang berhasil dibawa pulang masih sama dengan perolehan pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya.
"Memang capaian ini sepertinya belum sesuai target, tetapi jumlah medali emas kita masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 14 emas. Ada beberapa faktor yang perlu menjadi perhatian, termasuk persaingan antarkota dan kabupaten di Jawa Tengah yang semakin merata," tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026).
Di balik capaian 37 medali tersebut, ada sejumlah kejutan yang menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga Kota Pekalongan. Beberapa cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya belum terlalu menonjol kini mampu menunjukkan kemampuan dan menyumbangkan medali.
Kickboxing dan esports, misalnya, berhasil menyumbangkan medali perak. Sementara itu, Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) tampil mencuri perhatian dengan raihan tiga medali emas.
Menurut Aaf, semakin beragamnya cabang olahraga penyumbang medali menunjukkan bahwa potensi atlet Kota Pekalongan mulai tersebar di berbagai bidang. Kondisi ini menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan memperluas peluang prestasi pada kompetisi mendatang.
Ia juga menyoroti banyaknya atlet yang masih berusia muda. Dengan pembinaan yang lebih terarah dan persiapan lebih panjang, para atlet tersebut diharapkan mampu mencapai performa terbaik ketika kembali berlaga di Porprov berikutnya.
Tidak ingin berhenti pada apresiasi, Pemerintah Kota Pekalongan juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil keikutsertaan kontingen dalam Porprov 2026.
Pembahasan akan diarahkan pada perbaikan pola pembinaan, pemetaan cabang olahraga potensial, peningkatan kualitas atlet, hingga dukungan sarana dan prasarana.
Kabar baik lainnya, Pemkot Pekalongan memastikan bonus bagi atlet peraih medali Porprov 2026 akan dicairkan pada tahun ini. Saat ini, skema pemberian bonus masih dimatangkan bersama Dinparbudpora dan KONI dengan mempertimbangkan kategori perolehan medali, baik perorangan maupun beregu.
Aaf berharap hasil Porprov 2026 tidak hanya menjadi catatan perolehan medali, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kota Pekalongan.
"Harapannya, dengan persiapan yang lebih terarah, dukungan fasilitas, serta evaluasi berkelanjutan, Kota Pekalongan mampu meraih prestasi yang lebih baik pada ajang olahraga mendatang," tandas Aaf.(han)



