Argo Sindoro dan Merbabu Hilang, Ini Penggantinya

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB
RIWAYATMU KINI : Penampakan KA Argo Sindoro, yang per 1 Oktober 2026 sudah tidak ada lagi, karena duganti jadi KA Muria.(IST)
RIWAYATMU KINI : Penampakan KA Argo Sindoro, yang per 1 Oktober 2026 sudah tidak ada lagi, karena duganti jadi KA Muria.(IST)

METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Jangan bingung saat mencari tiket kereta Semarang–Jakarta mulai 1 Oktober 2026. Nama KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu tidak lagi digunakan. KAI menyatukan identitas layanan tersebut bersama Argo Muria menjadi satu nama, yakni KA Muria.

Perubahan ini berlaku untuk perjalanan relasi Semarang Tawang–Gambir pulang-pergi. Bagi pelanggan yang selama ini terbiasa memilih Argo Sindoro, Argo Merbabu atau Argo Muria, nama yang perlu dicari saat memesan tiket mulai 1 Oktober nanti adalah KA Muria.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyebut penyederhanaan identitas tersebut dilakukan agar nama layanan lebih ringkas, konsisten dan mudah dikenali pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, mulai 1 Oktober 2026, perjalanan yang sebelumnya menggunakan nama Argo Muria, Argo Sindoro dan Argo Merbabu akan hadir dengan satu identitas, yakni KA Muria.

Penyederhanaan nama tersebut diharapkan membuat pelanggan lebih mudah mengingat layanan ketika mencari jadwal maupun melakukan pemesanan tiket.

Baca Juga: Seram, Perempuan Berkebaya Hijau di Alas Roban, Muncul Saat Jalan Sepi

Baca Juga: Gadis Cantik Karyawan KITB Tewas Ditabrak Truk di kawasan Industropolis Batang

Jadi, jika biasanya calon penumpang mencari Argo Sindoro atau Argo Merbabu ketika hendak bepergian dari Semarang menuju Jakarta, jangan kaget apabila nama tersebut tidak lagi muncul dalam pencarian tiket untuk perjalanan mulai Oktober. Sebagai gantinya, pelanggan perlu memasukkan nama KA Muria saat mencari jadwal perjalanan.

KA Muria akan melayani 12 perjalanan setiap hari pada relasi Semarang Tawang–Gambir pulang-pergi.

Enam perjalanan diberangkatkan dari Semarang Tawang menuju Gambir, sedangkan enam perjalanan lainnya melayani rute sebaliknya.

Dari Semarang Tawang menuju Gambir, KA Muria KA 23 berangkat pukul 05.50 WIB dan tiba pukul 11.10 WIB. Berikutnya KA Muria KA 17 berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba pukul 12.10 WIB.

KA Muria KA 27 berangkat pukul 14.00 WIB dan tiba pukul 19.16 WIB, sedangkan KA Muria KA 21A berangkat pukul 16.55 WIB dan tiba pukul 22.11 WIB.

Untuk pilihan perjalanan malam, KA Muria KA 25 berangkat dari Semarang Tawang pukul 19.00 WIB dan tiba di Gambir pukul 00.20 WIB.

Sementara KA Muria KA 19 menjadi pilihan keberangkatan paling malam, yakni pukul 22.40 WIB, dengan jadwal tiba di Gambir pukul 03.50 WIB.

Baca Juga: Pawai Pajang Jimat Pekalongan, Simbol Persatuan Warga

Baca Juga: KAI Perketat Jalur KA, Masinis Bunyikan Peringatan

Adapun perjalanan dari Gambir menuju Semarang Tawang juga tersedia sejak pagi hingga malam. KA Muria KA 26 berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba di Semarang Tawang pukul 11.20 WIB.

KA Muria KA 20A berangkat pukul 07.15 WIB dan tiba pukul 12.29 WIB. Selanjutnya KA Muria KA 24 berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba pukul 17.20 WIB.

Pada sore hingga malam hari, KA Muria KA 18 berangkat dari Gambir pukul 16.45 WIB dan tiba di Semarang Tawang pukul 21.55 WIB.

KA Muria KA 28 berangkat pukul 19.45 WIB dan tiba pukul 01.01 WIB. Sedangkan KA Muria KA 22 berangkat pukul 22.40 WIB dan tiba pukul 03.55 WIB.

Dengan pilihan jadwal tersebut, pelanggan tetap memiliki sejumlah alternatif waktu perjalanan untuk menyesuaikan keberangkatan dengan aktivitas masing-masing, baik dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya.

Dalam operasionalnya, KA Muria terdiri dari sembilan kereta kelas eksekutif dengan kapasitas total 450 tempat duduk. Kereta ini melayani sejumlah stasiun pemberhentian, di antaranya Stasiun Pekalongan, Tegal, Cirebon, Bekasi, Jatinegara dan Gambir.

Pada perjalanan tertentu, KA Muria juga memiliki tambahan pemberhentian di Stasiun Batang, Pemalang dan Karawang.

Baca Juga: Rawan Kebakaran, Warga Kuryos Dilatih Jinakkan Api

Baca Juga: PKK Kota Pekalongan Tak Sekadar Kumpul, Administrasi Diperkuat

Luqman mengatakan, penyederhanaan identitas tersebut dilakukan secara bertahap. KAI ingin KA Muria semakin kuat sebagai nama yang mudah dikenali pelanggan sekaligus menjadi identitas perjalanan pada relasi Semarang Tawang–Gambir.

Dengan sembilan kereta dan kapasitas 450 tempat duduk, KA Muria juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang bepergian antara Semarang dan Jakarta.

Perubahan ini penting diperhatikan terutama bagi pelanggan yang sudah terbiasa menggunakan Argo Muria, Argo Sindoro maupun Argo Merbabu. Mulai keberangkatan 1 Oktober 2026, jangan bingung ketika nama kereta yang dicari berubah. Tiga nama tersebut akan hadir dengan satu identitas layanan, yakni KA Muria.

KAI mengimbau calon penumpang memperhatikan nama KA Muria ketika mencari jadwal dan melakukan pemesanan tiket untuk perjalanan mulai 1 Oktober 2026.

Informasi jadwal serta pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI.

Jadi, bagi yang hendak bepergian dari Semarang ke Jakarta atau sebaliknya, mulai sekarang cukup ingat satu nama: KA Muria. Argo Sindoro dan Argo Merbabu sudah tidak menjadi nama yang digunakan untuk layanan tersebut, tetapi perjalanan keretanya tetap tersedia dengan identitas baru.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Luqman Arif KA Argo Merbabu Tawang–Gambir KA Argo Sindoro KAI Daop 4 Semarang