METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Warga Jawa Tengah yang hendak beraktivitas di luar rumah hari ini, Rabu (28/10/2026), sebaiknya tidak lupa membawa payung atau jas hujan. Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan meningkat mulai menjelang siang hingga sore hari di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
Secara umum, cuaca pada pagi hari diprakirakan masih didominasi awan tebal. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dengan suhu udara berkisar 26 hingga 30 derajat Celsius.
Memasuki pukul 11.00 WIB, peluang hujan mulai meningkat. Hujan ringan berpotensi turun dengan suhu sekitar 31 derajat Celsius, sebelum intensitas hujan berpeluang menguat pada periode siang hingga sore.
Potensi hujan petir diprakirakan terjadi sekitar pukul 12.00 hingga 16.00 WIB. Pada periode tersebut, suhu berada di kisaran 28 hingga 31 derajat Celsius dengan peluang hujan sekitar 37 hingga 46 persen.
Baca Juga: Kecelakaan di Pemalang Naik 28 Persen, Capai 6.935 Kasus
Baca Juga: Ruko Koperasi di Kota Pekalongan Terbakar, Api Nyaris Meluas
Kondisi ini membuat warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan perubahan cuaca. Terutama bagi pengendara sepeda motor, membawa jas hujan sejak pagi dapat menjadi langkah sederhana agar perjalanan tidak terganggu ketika hujan turun mendadak.
BMKG juga mengingatkan bahwa hujan dapat muncul secara lokal meski kondisi cuaca di satu wilayah terlihat berbeda dengan daerah lainnya. Dalam prakiraan terbaru, Jawa Tengah termasuk wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Untuk wilayah perkotaan, Semarang diprakirakan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dengan suhu sekitar 24 hingga 29 derajat Celsius. Sementara Surakarta atau Solo berpeluang diguyur hujan sedang dengan suhu 23 hingga 31 derajat Celsius.
Di wilayah Banyumas, masyarakat perlu lebih waspada karena potensi hujan dapat berkembang menjadi hujan petir. Suhu diprakirakan berada di kisaran 24 hingga 29 derajat Celsius.
Baca Juga: Sejumlah Pejabat Berganti, Ini Harapan Kapolres Pekalongan Kota
Baca Juga: Ruko Koperasi di Kota Pekalongan Terbakar, Api Nyaris Meluas
Sementara itu, Kota Pekalongan diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 24 hingga 30 derajat Celsius. Kota Tegal juga berpotensi hujan ringan dengan suhu 24 hingga 29 derajat Celsius, sedangkan Kabupaten Tegal berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Wilayah Magelang diprakirakan lebih sejuk dengan suhu sekitar 21 hingga 25 derajat Celsius. Kota Magelang berpotensi mengalami hujan ringan, sementara Kabupaten Magelang berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat kondisi langit di pagi hari sebagai patokan. Perubahan cuaca dapat berlangsung cepat, terutama ketika pertumbuhan awan hujan mulai meningkat pada siang hingga sore.
"Masyarakat perlu tetap memantau perkembangan cuaca dan memperhatikan informasi peringatan dini BMKG, terutama ketika akan melakukan aktivitas di luar ruangan," demikian imbauan BMKG Jawa Tengah.
Selepas pukul 17.00 WIB, hujan diprakirakan mulai mereda dan kondisi kembali berawan tebal sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, peluang hujan masih dapat muncul sekitar pukul 19.00 WIB sebelum cuaca berangsur menjadi cerah berawan pada malam hari.
Baca Juga: Batik Berlian dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 6.150 Pekerja Kota Pekalongan
Baca Juga: Ada Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Ini Rute Alternatif
BMKG Jawa Tengah juga memprakirakan awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Jateng terjadi pada November hingga Desember. Sejumlah wilayah bahkan diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada awal November, sehingga perubahan cuaca perlu terus diantisipasi.
Karena itu, bagi warga yang harus bepergian hari ini, membawa payung atau jas hujan menjadi pilihan praktis. Pengendara juga disarankan mengurangi kecepatan ketika hujan turun, menjaga jarak aman, dan menghindari berteduh di bawah pohon atau lokasi terbuka saat terjadi petir.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Masyarakat disarankan terus memantau informasi resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan, khususnya pada siang hingga sore ketika potensi hujan di sejumlah wilayah Jawa Tengah meningkat.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com