Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Emil Audero Moncer di La Liga, Posisi Kiper Garuda Aman

L
Penulis: Lutfi Hanafi❯
IG emil_audero
IG emil_audero

Advertisement

METROPEKALONGAN.COM, Spanyol – Penampilan Emil Audero bersama Rayo Vallecano semakin menunjukkan perkembangan positif. Kiper Timnas Indonesia itu akhirnya mencatatkan clean sheet pertamanya di Liga Spanyol setelah mengantarkan Rayo meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Celta Vigo.

Bermain di Estadio de Vallecas, Sabtu (31/10/2026), Emil turut menjadi bagian dari kemenangan penting pada pekan ke-11 La Liga. Tiga gol Rayo dicetak Jorge de Frutos pada menit ke-36 dan 55, serta Unai López pada menit ke-73.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian Emil untuk mencatatkan pertandingan tanpa kebobolan sejak bergabung dengan Rayo Vallecano. Catatan nirbobol itu diraih dalam penampilan keenamnya bersama klub yang meminjamnya dari Como 1907 pada awal September 2026.

Menariknya, Emil tidak harus bekerja keras melakukan penyelamatan sepanjang pertandingan. Solidnya barisan pertahanan Rayo membuat Celta kesulitan menciptakan ancaman berbahaya. Dari delapan tembakan yang dilepaskan tim tamu, tidak satu pun mengarah tepat ke gawang Emil.

Advertisement

Usai pertandingan, Emil menyebut keberhasilan menjaga gawang tetap bersih bukan semata-mata hasil kerja seorang penjaga gawang. Ia menilai seluruh pemain Rayo memiliki andil melalui kerja sama dan kedisiplinan sepanjang laga.

Kemenangan tersebut juga membawa dampak positif bagi posisi Rayo Vallecano. Tambahan tiga poin mengangkat tim asuhan Iñigo Pérez ke peringkat ke-11 klasemen sementara La Liga dengan koleksi 12 poin.

Kilau Emil di kompetisi Spanyol menjadi kabar menggembirakan bagi Timnas Indonesia. Di bawah arahan John Herdman, penjaga gawang berpengalaman tersebut menjadi salah satu pilihan penting di sektor terakhir pertahanan skuad Garuda.

Sejak memperkuat Timnas Indonesia, Emil telah mengoleksi delapan penampilan. Kualitas dan pengalamannya bermain di kompetisi Eropa membuatnya menjadi aset berharga, sekaligus menghadirkan persaingan sehat dengan Maarten Paes untuk posisi penjaga gawang.

Kepercayaan terhadap Emil juga tidak lepas dari kontribusinya dalam perjalanan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pada partai final melawan Thailand, ia tampil menentukan dengan menggagalkan eksekusi penalti lawan.

Penyelamatan tersebut memperlihatkan ketenangan Emil ketika menghadapi tekanan besar. Mentalitas seperti inilah yang menjadi modal penting bagi seorang penjaga gawang, terutama ketika menghadapi pertandingan internasional dengan tensi tinggi.

Advertisement
Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com

Artikel Terkait

Tak Kunjung Dimainkan, Shayne Pattynama Bisa Tinggalkan Persija

Tak Kunjung Dimainkan, Shayne Pattynama Bisa Tinggalkan Persija

Belum bermain pada musim 2026/2027, Shayne Pattynama menghadapi tekanan untuk mencari klub baru demi menyelamatkan kariernya.

Shayne Pattynama Terancam Tersisih dari Timnas Indonesia

Shayne Pattynama Terancam Tersisih dari Timnas Indonesia

Minim menit bermain di Persija Jakarta membuat peluang Shayne Pattynama dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia kian terancam.

Erick Thohir Ungkap Efek Penundaan Piala Asia 2027 bagi Timnas

Erick Thohir Ungkap Efek Penundaan Piala Asia 2027 bagi Timnas

Penundaan Piala Asia 2027 memberi Timnas Indonesia waktu tambahan membangun kekuatan. Erick Thohir menyiapkan strategi baru menuju Arab Saudi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer