RSUD Bendan Hadirkan CT Scan 64 Slice, Deteksi Stroke Lebih Cepat

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB
PENAMPAKAN CT SCAN : Penampakan ruang Computed Tomography (CT) Scan 64 slice di RSUD Bendan, pada Kamis (29/10/2026). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
PENAMPAKAN CT SCAN : Penampakan ruang Computed Tomography (CT) Scan 64 slice di RSUD Bendan, pada Kamis (29/10/2026). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Penanganan penyakit serius seperti stroke membutuhkan pemeriksaan yang cepat dan tepat untuk menentukan langkah medis selanjutnya.

Menjawab kebutuhan tersebut, RSUD Bendan Kota Pekalongan menghadirkan teknologi Computed Tomography (CT) Scan 64 slice yang mampu menghasilkan gambaran bagian dalam tubuh secara lebih detail.

Kehadiran fasilitas bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini diharapkan memperkuat layanan diagnostik, terutama bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan segera.

Alat tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Stroke Sedunia di Aula RSUD Bendan, Kamis (29/10/2026).

Direktur RSUD Bendan Kota Pekalongan, dr. Dwi Heri Wibawa, menjelaskan pengadaan CT Scan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kemenkes setelah RSUD Bendan ditetapkan sebagai rumah sakit pengampu layanan prioritas, meliputi kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga: Kapolres Pekalongan Kota Ajak Orang Tua Bentengi Anak

Baca Juga: Pelajar Kota Pekalongan Diajak ke TPA, Belajar Kelola Sampah

Menurutnya, CT Scan 64 slice ditempatkan di area Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendukung pemeriksaan pasien kecelakaan, penderita stroke, dan pasien dengan kondisi medis yang membutuhkan penanganan cepat.

“CT Scan ini kami tempatkan di area IGD untuk mendukung penanganan pasien kecelakaan, stroke, dan kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan segera. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat,” ujar dr. Dwi Heri Wibawa.

Salah satu manfaat utama CT Scan 64 slice adalah membantu dokter melihat struktur organ dalam tubuh secara terperinci tanpa harus melakukan pembedahan.

Teknologi ini menggunakan sinar-X yang diproses komputer untuk menghasilkan gambar irisan tubuh, sehingga dokter dapat mengevaluasi kondisi pasien berdasarkan kebutuhan klinis.

Dalam penanganan stroke, CT Scan kepala dapat membantu membedakan stroke akibat perdarahan dengan stroke akibat sumbatan pembuluh darah.

Informasi tersebut penting karena kedua kondisi membutuhkan pertimbangan penanganan yang berbeda. Pemeriksaan juga dapat membantu mendeteksi perdarahan di dalam kepala serta menilai cedera akibat kecelakaan.

Baca Juga: DPUPR Kota Pekalongan Rutin Tambal Jalan, Cegah Kecelakaan

Baca Juga: SPMB Inklusif, Kota Pekalongan Raih Apresiasi BBPMP

Selain itu, CT Scan dapat membantu pemeriksaan berbagai kelainan pada organ tubuh, termasuk kondisi tertentu pada dada, perut, dan pembuluh darah.

Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk mengevaluasi cedera internal dan membantu dokter menentukan pemeriksaan atau tindakan lanjutan yang diperlukan.

Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menghasilkan banyak gambar irisan dalam waktu relatif singkat. Hal ini dapat membantu mempercepat proses evaluasi, khususnya pada pasien dengan kondisi darurat. Meski demikian, penggunaan CT Scan tetap disesuaikan dengan indikasi medis dan penilaian dokter.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, RSUD Bendan didukung dua dokter spesialis radiologi serta tenaga radiografer terlatih. Rumah sakit juga berupaya menyediakan layanan CT Scan dengan tarif yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Kapolres Pemalang Anggaito Gandeng ITB Adias Cegah Kenakalan Remaja

Baca Juga: Polisi ke Sekolah, Siswa Pekalongan Diedukasi Bahaya Bullying

dr. Heri menambahkan, layanan CT Scan tersebut ditargetkan dapat melayani pasien BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026, setelah proses persetujuan dari BPJS Kesehatan selesai.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menyambut kehadiran fasilitas tersebut sebagai langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan medis yang lebih memadai.

Dengan tersedianya teknologi ini, warga diharapkan tidak perlu selalu mencari fasilitas pemeriksaan serupa ke luar daerah.

“Dengan adanya CT Scan 64 slice ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan yang lebih canggih di Kota Pekalongan tanpa harus ke luar kota. Harapannya, penyakit stroke dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” terang Balgis.

 

Ia menyebut stroke masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian di Kota Pekalongan. Dalam keterangannya, Balgis menyampaikan angka kematian akibat stroke mencapai 22,6 persen.

Angka tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan layanan medis sekaligus upaya pencegahan melalui pola hidup sehat.

Baca Juga: Rudy dan Gunawan Angkat UMKM Kecantikan Pekalongan Naik Kelas

Baca Juga: Notic Sulap Sampah Plastik Jadi Tatakan Gelas hingga Gelang

Masyarakat diimbau menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, serta memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mengetahui kondisi kesehatan dan faktor risiko sejak dini.

Apabila muncul gejala yang mengarah pada stroke, seperti wajah mendadak menurun sebelah, kelemahan lengan, atau gangguan bicara secara tiba-tiba, masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis darurat.

Balgis juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diikuti peningkatan mutu pelayanan dan pemenuhan standar Kementerian Kesehatan.

Ia berharap fasilitas CT Scan 64 slice dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemeriksaan yang tepat, memperkuat layanan kegawatdaruratan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Pekalongan.

“Kami berharap fasilitas CT Scan 64 slice ini dimanfaatkan secara optimal, disertai peningkatan mutu pelayanan, sehingga masyarakat Kota Pekalongan mendapatkan akses pemeriksaan yang lebih baik dan penanganan kesehatan yang semakin cepat,” tegas Balgis Diab.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
CT Scan 64 slice RSUD Bendan Pekalongan deteksi stroke Layanan kesehatan Pekalongan bpjs kesehatan